Tuesday, 26 August 2014

"I want to go there too.."


dengan nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang..
segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam :)

Malam ini.. hati terpanggil untuk hadir dalam satu program bicara isu di Palestine. Dan..tak sangkanya.. tetamu yg hadir adalah dalam kalangan orang Palestine sendiri. Allah. Seolah-olah saya rasa.. Allah jawab.. Allah tolong kita untuk bersama mereka. Syukur alhamdulillah. Mereka yg datang adalah bakal-bakal doktor.. bakal-bakal doktor yang akan merawat beribu pesakit di sana..dan bakal2 doktor yg mungkin syahid di sana. Beruntung mereka. Beruntung saudara kita di gaza. Beruntung. 

Selalu kita duk kata.. “beruntung kita di melesia ni..aman dan damai.”

Yes. Yes. Yes. Kita memang beruntung. Beruntung yang hanya di dunya. Tapi mereka di gaza.. sangat beruntung di akhirat. Sangat.

Bila berdepan dengan mereka untuk bersalaman.. ya Allah. Speechless. Hati cuma kata, “mungkin ini kali terakhir jumpa mereka.” Astaghfirullah. 2 minggu lagi mereka akan pulang ke gaza. Allah. I don’t even say “sorry” and “thank you” to them. Ntah Keluh. Hanya mampu senyum.

Apa yg menarik saya tentang malam ini..satu persoalan dgn jawapan yg cukup simple tapi sentap.

“why we r not reunite?” “how to reunite” *lebih kurang mcm ni soalannya..in English!

Dan orang gaza tu jawab apa?

“unity come from the word of ‘Islam’” tup.

Dia kata lagi…jika kita follow the rules of Islam.. the real islam is..kita akan dapat bersatu. Dan.. kita mesti ada rasa “tanggungjawab”. Perkara ni bukan tentang mereka saja tapi tentang kita semua. Muslim maksudnya.. ketuk hati dan say , “hello? Kita adalah muslim! selama mana kita adalah muslim.. selama itu.. tanggungjawab itu ada pada kita semua. Kita kena faham. Mereka di gaza.. adalah keluarga kita.. saudara seislam kita..” 

“tak beriman seseorang itu melainkan dia sayang terhadap orang lain sebagaimana dia sayang terhadap dirinya sendiri..” sentap lagi.

Seterusnya..seorang guru pelatih lagi tanya..bunyinya camni..

“macam mana korg boleh strong enough berada di Malaysia sedangkan keluarga kalian di gaza?”

Dia, “….saya tinggalkan mereka dengan Allah.” Subhanallah..

Mereka datang ke Malaysia bukan untuk lari dari konflik di gaza. Tapi, untuk mencari ilmu dibawa bekalan untuk ke gaza. Serius. Kagum dengan kalian yang ada keyakinan sebegitu tinggi terhadap Allah. No wonder kalian diuji dengan ujian yang hebat. Eh. Ujian mereka adalah ujian buat kita juga. ingat, Allah takkan uji kita kan pada sesuatu yang kita tak mampu kan? Kan? Kan? Kita sama2 terus kuat dan bersabar ya ;)

Sekarang ni..
Apa yg mampu kita buat untuk dapatkan senyuman mereka? untuk dapatkan redha Allah? apa?

- Berdoa

- Boycott

- Donate

- Ambil tahu

- Menyampaikan


“Know enough. Not to be an ignorant.” #hlovate

Akhir sekali.. Kita di sini diuji dengan kesenangan yg melampau dan mereka diuji dengan kepayahan. Adilkan Tuhan? Ujian yg berbeza tapi hakikatnya kita kena bersama-sama memikul ujian ini..

Ingatlah sahabat.. “definisi kehidupan adalah ujian.”

Wallahu ala kulli syai’in qodir.


No comments:

Post a Comment